Thursday, September 6, 2012

Kewajiban Istri Terhadap Suami

Suami shaleh kebanyakan dibelakangnya ada istri shalehah. Laki-laki dalam menjalankan tugasnya baik di dalam atau di luar rumah sering mendapat kendala ujian dan cobaan. Kegoncangan jiwanya kadang-kadang tidak mampu mengendalikannya sendiri. saat-saat seperti inilah peran dan batuan istri sangat dibutuhkan. Istri yang shalehah selalu memberi dorongan untuk terus maju memberi siraman ruhiyyah agar tetap semangat dalam menapaki duri-duri jalanan, memberi bensin untuk tetap berjalan di atas rel Islam. Ketika suami sedang panas tidak selayaknya istri mengompori, tapi berusaha untuk meredam dan mendinginkan agar suami sadar dan sabar.


Banyak sekali suami terjerumus ke lembah hina disebabkan istrinya tidak bisa membimbing ke arah yang baik. Juga tidak sedikit suami dulunya kurang baik setelah beristri justru ia makin membaik. Oleh sebab itu, wahai para ibu-ibu shalehah marilah kita dukung suami kita untuk menjadi suami yang shaleh. Mencurahkan tenaga, pikiran, bahkan nyawa untuk tegaknya Islam di muka bumi dengan tidak membebaninya dengan tugas-tugas rumah yang mana pabila kita mengerjakannya dengan ikhlas, kita akan dapat pahala dan suami kita semakin sayang pada kita.


Semangat di medan dakwah dan juang, marilah kita berikan waktu seluas luasnya pada suami kita untuk mencurahkan waktu hidupnya untuk Islam tercinta. Istri selain sebagai motor bagi suami, ia juga dibebani kewajiban-kewajiban terhadap suaminya agar tercipta keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah warohmah.

Di antara kewajiban istri terhadap suami adalah :


Taat Suami

Tidak Keluar rumah tanpa idzin suami

Tidak menjauhi tempat tidur suami

Iffah.

Qona’ah dan ridlo dengan apa yang Allah berikan.

Berhias dan memakai wangi-wangian .

Melaksanakan tugas-tugas rumah tangga.

Mendidik anak-anak.

Berlemah lembut dan berkata-kata manis.

Sembilan point ini bila kita mampu untuk menjalankan semua, Insya Allah suami bahagia di rumah dan semangat di medan dakwah.  Wahai para ibu, jangalah engkau nyalakan api di keluargamu disebabkan kelalaiyanmu atas kewajibanmu terhadap suami.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Design by The Blogger Templates

Design by The Blogger Templates